Rasa sakit Simeone saat melihat fans Atletico

Rasa sakit Simeone saat melihat fans Atletico
Rasa sakit Simeone saat melihat fans Atletico

 

Rasa sakit Simeone saat melihat fans Atletico, Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, kembali gagal mengantarkan Los Colchoneros -julukan Atletico- mengatongi gelar juara Liga Champions pertama mereka. Atletico harus rela mengakui keunggulan Madrid lewat kekalahan 4-5 dalam adu penalti di Final Liga Champions yang berlangsung di Stadio San Siro, Minggu (29/5/2016) dini hari WIB tadi.

Simeone mengaku sangat kecewa dengan kegagalan yang diraih Atletico. Ia mengaku merasa bertanggung jawab dengan kekecewaan yang dirasakan oleh para pendukung Los Colchoneros.

“Saya tidak apa yang lebih mengecewakan dari ini. Saya merasa sangat terluka melihat kekecewaan para pendukung yang hadir di sini. Saya merasa bertanggung jawab karena tidak berhasil memberikan apa yang mereka inginkan. Itulah yang menjadikan ini sangat menyedihkan,” ujar Simeone, sebagaimana dilansir dari Football Espana, Minggu (29/5/2016).

Rasa sakit Simeone saat melihat fans Atletico

Pelatih berambut kelimis itu mengakui bahwa anak didiknya tidak bermain maksimal di paruh pertama laga Final Liga Champions. Kendati demikian, ia puas dengan performa pasukannya yang mampu bangkit di babak kedua.

“Kami memulai laga dengan buruk, lalu kami dapat tampil lebih baik 20 menit kemudian. Di babak kedua, kami sudah dapat bermain dengan cepat, kami bermain dengan baik,” pungkasnya.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, belum mengetahui soal kelanjutan masa depannya di Estadio Vicente Calderon. Cholo –julukan Simeone– menilai semuanya masih harus dipikirkan.

Simeone baru saja gagal mempersembahkan trofi Liga Champions bagi Los Colchoneros –julukan Atletico. Pada laga final yang dilangsungkan di Stadion San Siro, Atletico dikalahkan Real Madrid dengan skor 3-5 via adu penalti.

Kegagalan di partai puncak Liga Champions bukanlah yang pertama bagi pelatih berpaspor Argentina tersebut. Pada musim 2013-2014, ia juga gagal membawa Atletico menjadi juara setelah dikalahkan lawan yang sama yakni Madrid dengan skor 1-4.

Terlepas dari kegagalan tersebut, Cholo dapat dibilang sebagai salah satu pelatih tersukses yang pernah menangani Atletico. Semenjak diangkat menjadi pelatih Atletico pada 2011, pelatih berusia 46 tahun itu sukses memberikan satu trofi La Liga, Copa del Rey, Supercoppa de Espana, Europa League dan UEFA Supercup.

Kontrak Simeone sendiri masih terhitung panjang di Atletico. Saat ini, mantan pelatih Catania itu terikat kontrak dengan Atletico hingga 30 Juni 2020.

“Apakah saya bakal melanjutkan karier di Atletico atau memutuskan berhenti? Saya harus berpikir lebih dulu sebelum memutuskan,” jelas Simeone mengutip dari The Guardian, Senin (30/5/2016).